Saturday, 25 May 2013

Remunerasi PNS

Remunerasi PNS


Tambahan Penghasilan PNS Kota Tangerang

Posted: 25 May 2013 05:01 AM PDT

Terdapat 2 (dua) model pemberian pemberian tambahan penghasilan PNS di Pemerintah Kota Tangerang yang diatur dalam peraturan yang berbeda.

Pertama Peraturan Walikota Tangerang Nomor. 13 Tahun 2012 tanggal 20 Maret 2012 tentang TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI NEGERI SIPIL BERDASARKAN BEBAN KERJA DAN PRESTASI KERJA dan yang kedua: Peraturan Walikota No.40 Tahun 2012 tanggal 26 Desember 2012 tentang PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI NEGERI SIPIL BAGI PEJABAT FUNGSIONAL BERDASARKAN PRESTASI KERJA.

Jadi perbedaan kedua peraturan tersebut terletak pada Jabatan yang disandangnya yakni jabatan struktural atau jabatan fungsional.

Kalau dilihat secara kronologis, peraturan kedua adalah perbaikan dari ketentuan sebelumnya, Perwali No.13 yang dikeluarkan tanggal 20 Maret hanya membedakan pemberian tambahan berdasarkan Beban kerja (eselonisasi) dan Prestasi Kerja (golongan) dan terdapat selisih yang relatif besar jumlah tambahan penghasilan antara Eselon dan Golongan. Artinya jabatan fungsional masuk berdasarkan golongan karena tidak mempunyai eselon.

Dengan dikeluarkan peraturan kedua Perwali No. 40 Tahun 2012 tanggal 12 Desember 2012 pejabat fungsional memperoleh tambahan penghasilan yang lebih besar dibandingkan semula.

Ada yang terasa aneh dalam peraturan ini, pemberian tunjangan (atau tambahan penghasilan) didasarkan atas dua kriteria yaitu Beban Kerja (pejabat struktural) dan Prestasi Kerja (fungsional tertentu dan umum). Kutipan dari Perwali di atas: Prestasi Kerja adalah nilai baku kemampuan hasil kerja pegawai yang melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai hari dan jam kerja efektif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Seharusnya dalam pemberian tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan, kriteria Prestasi Kerja diberikan kepada misalnya: PNS teladan atau PNS yang purna tugas.

Kriteria yang linier dengan kriteria Beban Kerja adalah Tempat Bertugas, Kondisi Kerja atau berdasarkan kelangkaan profesi. Lebih sederhana lagi bisa kriteria pemberian berdasarkan Jabatan Struktural, Jabatan Fungsional dan Golongan (bagi PNS Fungsional Umum). Atau idealnya berdasarkan job grading.

Daftar Tambahan Penghasilan PNS Pemkot Tangerang

No ESELONERING/JABATAN Besaran TPP
BERDASARKAN BEBAN KERJA
1 Eselon II.a Rp. 20.000.000
2 Eselon II.b
a. Asisten Daerah Rp. 15.000.000
b. Kepala SKPD Rp. 12.500.000
c. Staf Ahli Walikota Rp. 10.000.000
d. Tambahan sebagai PPKD/BUD Rp. 2.500.000
3 Eselon III.a
a. Pengguna Anggaran / Kuasa PA / Kuasa BUD / Kabag / Sekretaris; Rp. 7.500.000
b. Non PA/Kuasa PA/Kuasa BUD (Eselon III.a Lama); Rp. 7.000.000
4 Eselon III.b Rp. 6.000.000
Selaku Kuasa PA/Kuasa BUD Rp. 6.500.000
5 Eselon IV.a
a. PPK/Pemegang Kas Daerah/Kasubag Perencanaan; Rp. 5.000.000
b. Non PPK/Pemegang Kas Daerah/Kasubag Perencanaan. Rp. 4.500.000
c. Tambahan bagi Pejabat Ess. IV.a Non PPK/Pemegang Kas Daerah/Kasubag Perencanaan Sebagai Verifikatur. Rp. 500.000,-
d. Tambahan bagi Pejabat Ess. IV.a sebagai Kuasa BUD Rp. 500.000,-
6 Eselon IV.b
a. Kasubag Keuangan/Kasubag Perencanaan Rp. 4.000.000
b. Non Kasubag Keuangan Rp. 3.500.000
7 Eselon V.a Rp. 3.000.000
BERDASARKAN PRESTASI KERJA
1 Golongan IV/e Rp. 3.500.000
2 Golongan IV/d Rp. 3.250.000
3 Golongan IV/c Rp. 3.000.000
4 Golongan IV/b Rp. 2.750.000
5 Golongan IV/a Rp. 2.500.000
6 Golongan III/d Rp. 2.300.000
7 Golongan III/c Rp. 2.200.000
8 Golongan III/b Rp. 2.100.000
9 Golongan III/a Rp. 2.000.000
10 Golongan II/d Rp. 1.850.000
11 Golongan II/c Rp. 1.750.000
12 Golongan II/b Rp. 1.650.000
13 Golongan II/a Rp. 1.550.000
14 Golongan I/d Rp. 1.500.000
15 Golongan I/c Rp. 1.490.000
16 Golongan I/b Rp. 1.480.000
17 Golongan I/a Rp. 1.470.000
18 Tambahan sebagai Bendahara Penerimaan Rp. 750.000
19 Tambahan sebagai Bendahara Pengeluaran Rp. 750.000
20 Tambahan sebagai Bendahara Penerimaan Pembantu Rp. 600.000
21 Tambahan sebagai Bendahara Pengeluaran Pembantu Rp. 600.000
22 Tambahan sebagai Pembantu Bendahara Penerimaan Rp. 600.000
23 Tambahan sebagai Pembantu Bendahara Pengeluaran Rp. 600.000
24 Tambahan sebagai Bendahara Barang Rp. 750.000
25 Tambahan sebagai Pembantu Bendahara Barang Rp. 600.000
26 Tambahan bagi Staf Sebagai Verifikatur Rp. 500.000
27 Tambahan sebagai Tenaga Medis di Puskesmas
a. Dokter Umum/Dokter Gigi Rp. 1.000.000
b. Bidan/Perawat/Perawat Gigi Rp. 600.000
c. Analisis Kesehatan/Kimia Rp. 500.000
d. Paramedis Non Perawatan/Apoteker, Ahli Gizi (Nutrision), Elektromedik, Survelance. Rp. 500.000
18 Tambahan sebagai Petugas Sandi/Radio dan Telekomunikasi Rp. 500.000

Sumber: Perwali No. 13 Tahun 2012

Jabatan Fungsional

No Golongan Besaran TPP
1 Golongan IV/d Rp. 7.500.000
2 Golongan IV/c Rp. 7.500.000
3 Golongan IV/b Rp. 6.500.000
4 Golongan IV/a Rp. 6.500.000
5 Golongan III/d Rp. 5.000.000
6 Golongan III/c Rp. 5.000.000
7 Golongan III/b Rp. 4.000.000
8 Golongan III/a Rp. 4.000.000
9 Golongan II/d Rp. 3.500.000
10 Golongan II/c Rp. 3.500.000
11 Golongan II/b Rp. 3.000.000
12 Golongan II/a Rp. 3.000.000

Tambahan Penghasilan PNS Pemda Kutai Timur

Posted: 24 May 2013 10:11 PM PDT

Kabupaten Kutai Timur dikenal sebagai daerah yang mempunyai sumber daya alam yang besar.

Hasil pertambangan dan perkebunan memberikan kontribusi besar terhadap jumlah Dana Perimbangan yang diterima daerah yang sejak tahun 1999 memisahkan diri dari Kabupaten Kutai.

Tidak mengherankan pada tahun 2012 menduduki peringkat 7 sebagai kota/kabupaten terkaya versi Warta Ekonomi. Data tahun 2011 menunjukkan pendapatan daerah yang diperoleh dari PAD dan Dana Perimbangan (diluar DAU, DAK dan Dana Dekonsentrasi) mencapai Rp 1,635.544.485.000.

Sumber Pendapatan di Luar DAU, DAK dan Dana Konsentrasi Tahun 2011:

PAD 53.198.414
Dana Perimbangan:
* Bagi Hasil Pajak  202.996.579
* Bagi Hasil Bukan Pajak Sumberdaya Alam  1.379.349.492
Jumlah  1.635.544.485
Jumlah PNS 6.429

Berdasarkan Peraturan Bupati No.5 Tahun 2012, Pemda Kutai Timur memberikan tunjangan tambahan penghasilan bagi para PNS. Dalam Perbub ini terutama mengatur tentang kriteria dan penerima tambahan penghasilan dan pemotongan sebesar 3% per hari bagi PNS yang tidak masuk. Ketentuan tambahan penghasilan bagi tenaga Pendidik dan Kependidikan diatur tersendiri.

Selain itu para PNS juga mendapatkan tunjangan perbaikan berupa tunjangan uang makan per hari berdasarkan golongan. Besarannya untuk golongan I dan II Rp 30.000, golongan III Rp 32.000 dan Golongan IV Rp 36.000, lebih besar daripada uang makan PNS Pusat.

Berikut Daftar Tambahan Penghasilan PNS di lingkungan Kab. Kutai Timur:

No Tambahan Penghasilan Satuan Jumlah
I  Bersasarkan Beban Kerja
A Pejabat Struktural/Non Struktural/Tenaga Fungsional
1. Pejabat Eselon II/a OB 3.000.000
2. Pejabat Eselon II/b OB 2.750.000
3. Pejabat Eselon III/a OB 2.520.000
4. Pejabat Eselon III/b OB 2.370.000
5. Pejabat Eselon IV/a OB 2.070.000
6. Pejabat Eselon  IV/b OB 2.000.000
7. Pejabat Eselon V OB 1.900.000
8. Staf Non Eselon Gol. IV OB 1.600.000
9. Staf Non Eselon Gol. III OB 1.350.000
10. Staf Non Eselon Gol. III OB 1.000.000
11. Staf Non Eselon Gol. I OB 700.000
B Pejabat Pengelola Keuangan Daerah
1. Koordinator Pengelola Keuangan OB 2.000.000
2. Bendahara Umum Daerah/PPKD OB 1.850.000
3. Kuasa Bendahara Umum Daerah OB 1.500.000
4. Pengguna Anggaran pada SKPD :
* Mengelola Anggaran SKPD > Rp 5 M OB 1.450.000
* Mengelola Anggaran SKPD Rp 1 M – Rp 5 M OB 1.280.000
* Mengelola Anggaran SKPD < Rp 1 M OB 1.000.000
5. Pejabat Penatausahaan Keuangan SKPD
* Mengelola Anggaran SKPD > Rp 5 M OB 1.000.000
* Mengelola Anggaran SKPD Rp 1 M – Rp 5 M OB 875.000
* Mengelola Anggaran SKPD < Rp 1 M OB 700.000
II Berdasarkan Tempat Bertugas Range
A. Pejabat Administrasi Umum (Camat dan Jajaran) OB 150.000 – 500.000
B. Tenaga Dokter OB 1.000.000 – 3.000.000
C. Tenaga Fungsional Medis OB 750.000 – 1.650.000
D. Tenaga Administrasi Puskesmas OB 500.000 – 1.250.000
E. Tenaga Penyuluh OB 1.100.000 – 1.650.000
III Berdasarkan Kondisi Kerja
Diberikan kepada PNS Tenaga Medis Fungsional di RSUD
A. Tingkat Risiko I OB 1.100.000
* Pejabat Struktural, Adm Perkantoran, Ka Instalasi Rawat Jalan/Rawat INap
B. Tingkat Risiko II OB 1.150.000
* dr. Gigi, Staf Farmasi, Staf Gizi, Staf Fisio, Staf IFRS dan Gilut
C. Tingkat Risiko III OB 1.200.000
*Perawat, Staf Laboratorium
D. Tingkat Risiko IV OB 1.250.000
* Dokter Umum, Perawat IGD/ICU/Intera/Radioplogi/Bidan
IV Berdasarkan Kelangkaan Profesi
* Dokter Spesialis 8.000.000
V Berdasarkan Prestasi Kerja
A. Dokter yang Telah Purna Tugas OMK 2.000.000
B. Pegawai Teladan Kabupaten OT 5.000.000
VI Uang Makan PNS
A. Golongan I dan II OH 30.000
B. Golongan III OH 32.000
C. Golongan IV OH 36.000